FAKTA HUKUM 21

Tegas dan Berani

Lansia Adalah Orang Tua Bangsa. Wabup Hadir di Sekolah Lansia Sejahtera



Buntok - Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, hadir secara langsung di tengah kegiatan Sekolah Lansia Sejahtera Standar II, Lansia Tangguh dengan 7 dimensi, yang digelar di Kelurahan Jelapat, Kecamatan Dusun Selatan. Selasa 2 Desember 2025. Kehadiran Wabup menjadi penyemangat bagi para peserta yang merupakan bagian penting dari generasi orang tua bangsa.

"Bagi kami, lansia adalah orang tua bangsa yang kehadirannya sangat berarti. Pemerintah hadir di tengah Bapak/Ibu semua bukan hanya untuk memberikan pelayanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa masa lansia adalah masa yang tetap sehat, bermartabat, dan membahagiakan", ujar Tanto demikian Wabup Barsel akran disapa.

Dikatakannya, sekolah lansia ini hadir sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang pemerintah serta masyarakat, agar Bapak/Ibu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara rutin, memperoleh perlindungan sosial, mendapatkan ruang beraktivitas, memiliki kesempatan untuk tetap berdaya, mandiri, dan bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan.

"Kami percaya bahwa menjadi lansia bukan berarti berhenti berkarya. Justru pada usia inilah pengalaman hidup Bapak/Ibu menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda", ujarnya.

Dikatakan Wabup, kesehatan adalah hal yang sangat penting. Dengan menjaga kesehatan, melalui pemeriksaan rutin, pola makan sehat, istirahat cukup, dan tetap aktif bergerak, Bapak/Ibu bisa menikmati hari tua yang tenang tanpa banyak keluhan. 

Kegiatan seperti senam, berjalan santai, berjemur pagi hari, atau sekadar bercengkerama dengan keluarga adalah bentuk aktivitas sederhana yang membuat tubuh tetap bugar dan pikiran tetap segar.

Tidak kalah pentingnya adalah kesehatan jiwa. Lansia bukanlah beban. Bapak/Ibu tetap memiliki peran, tetap dibutuhkan, tetap dihargai. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sangat membantu agar para lansia merasa dicintai dan dihormati.

Sementara itu Lurah Jelapat Muhammad Yusuf mengatakan, sekolah lansia Sejahtera ini dibentuk pada 22 Mei 2024 melalui Surat Keputusan Lurah Jelapat Nomor: 05 Tahun 2024. Sekolah Lansia Sejahtera Standar I (S1) telah mewisuda 20 orang Lansia Tangguh dengan 7 dimensi pada tahun 2024.

Didalam 1 kurikulum penuh Sekolah Lansia terdapat minimal 12 kali pertemuan didalam 1 Tahun. Kegiatan Sekolah Lansia diantaranya: a. Pembukaan diisi dengan senam bersama, pemeriksaan Kesehatan, pengukuran antropometri, dsb. b. Ruang Diskusi mengenai kehidupan sehari hari, dan c. Kegiatan inti: Penyampaian materi oleh kader sesuai dengan topik pada jadwal pertemuan (sesuai kurikulum).

"Dalam pelaksanaannya tentu tidak lepas dari kendala dan permasalahan, dalam kesempatan ini kami laporkan beberapa kendala kami, diantaranya: 1. Keterbatasan mobilitas beberapa peserta lansia untuk hadir secara konsisten. 2. Keterbatasan anggaran. 3. Perlu pendampingan yang lebih intensif dari fasilitator/kader untuk memastikan materi teknologi informasi dapat dipraktikkan", ujar Yusuf. (Saprudin)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak