Buntok - Jajaran Kodim 1012 Buntok menggelar apel memperingati hari ulang tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Republik Indonesia di halaman Makodim 1012 Buntok, Minggu 5 Oktober 2025 pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kasdim 1012/Buntok Mayor Inf Grati Purnomo dan diikuti oleh seluruh jajaran Kodim 1012 Buntok dan ibu-ibu Persit. Upacara berlangsung Khidmat.
Dalam kesempatan itu inspektur upacara membacakan amanat Panglima TNI Republik Indonesia Jenderal Agus Subiyanto, S., M.SL.
Dalam amanatnya beliau mengatakan, peringatan HUT kali ini mengambil tema "TNI Prima - TNI Rakyat - Indonesia Maju". Tema ini relevan dengan visi misi TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Makna yang terkandung dalam tema tersebut adalah bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat dan berjuang demi rakyat. Hal ini menekankan kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, adil, dan makmur. Para Prajurit, PNS TNI dan peserta upacara yang saya banggakan, Perubahan lingkungan strategis pada tataran global, regional dan nasional yang semakin dinamis dan kompleks menjadi dasar penyiapan kapabilitas TNI baik dalam peningkatan kesiapan Alutsista maupun dalam pembinaan sumber daya manusia.
"Dalam menyikapi perkembangan lingkungan strategis tersebut, setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi, yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian/Lembaga lainnya, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat. Untuk itu, ada beberapa penekanan bagi seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan. Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, luangkan waktu serta luaskan hati untuk terus beribadah. karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.
Pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Menahan diri untuk tidak latah berkomentar maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas, serta hindari segala bentuk tindakan melawan hukum dan merugikan rakyat, karena tugas kita adalah semata- mata untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara tercinta ini", ujarnya. (Saprudin)
