FAKTA HUKUM 21

Tegas dan Berani

Sesuaikan Antara Pemasukan dan Pengeluaran. Kemenag Peringati Harkitnas di Halaman MIN Barsel



Buntok - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional di halaman MIN Barito Selatan, Rabu 20 Mei 2026.
Bertindak sebagai inspektur upacara Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan Ismiradi, dan bertindak sebagai komandan upacara guru olahraga MIN Barito Selatan Heri Umardani.

Upacara tersebut diikuti jajaran ASN lingkup Kementerian Agama Barito Selatan dan para pelajar MIN Barito Selatan, MTsN Barito Selatan dan MAN PK Buntok.

Pada kesempatan tersebut inspektur upacara membacakan amanat sambutan Menteri komunikasi dan digital, Meutya Viada Hafid.

"Tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah "fajar menyingsing" bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat", ujar Ismiradi.


Dikarakannya, secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.


Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

"Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat", ujarnya.

Pada kesempatan itu Ismiradi juga menyampaikan tiga pesan kepada ASN lingkup Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan yakni berhati-hatilah atau berlaku bijak dalam bermedia sosial jangan sampai ikut menghujat. Pesan yang kedua yakni agar ASN, bisa menyesuaikan antara pemasukan dan penetimaan. Jangan sampai dikemudian hari berurusan dengan masalah keuangan lantaran pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan. Selanjutnya yang ketiga, mari bekerja dengan baik. (Saprudin)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak